Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bisakah Kamu Mempunyai kehidupan yang lebih bagus dengan berfikir positif?

Mengenal lebih jauh tentang berfikir positif.



Dalam Ilmu jiwa, pemikiran sangat biasa mengenai berlagak positif atau optimis merupakan“ menjaga impian positif mengenai era depan, yang berimplikasi pada sikap”. Pada dasarnya ini merujuk pada agama kalau keadaan bagus hendak terjalin dalam hidup Kamu.

Bila Kamu berperan buat menggapai suatu, Kamu melaksanakannya sebab Kamu yakin kalau mungkin besar hendak menggapai tujuan itu dari aksi Kamu.
Bila Kamu memastikan diri sendiri kalau apa yang mau Kamu peroleh merupakan bisa jadi, Kamu hendak berupaya dengan intensitas walaupun kemajuannya susah ataupun lelet.
Bila Kamu memandang tujuan dengan pandangan yang tidak bisa digapai, Kamu hendak kurangi upaya serta Kamu hendak jadi tidak termotivasi. Oleh sebab itu, ekspektasi Kamu hendak berakibat pada 2 tipe sikap: menyerah ataupun bertahan.

Terdapat banyak riset yang mengkonfirmasi kalau orang yang optimis merasakan keselamatan yang lebih besar dalam hidup mereka serta lebih sedikit tekanan pikiran dari orang yang putus asa. Serta tidak cuma dalam keselamatan individual, namun dalam keselamatan raga. Misalnya, sudah ditunjukkan kalau penderita yang optimis lebih kecil kemungkinannya hadapi serbuan jantung sepanjang pembedahan serta mereka membaik lebih kilat. Oleh sebab itu, orang yang optimis menanggulangi permasalahan lebih bagus dari orang putus asa.

Optimis kerap mengutip aksi langsung dalam membongkar permasalahan mereka serta lebih fokus pada pemecahannya. Mereka menyambut lebih banyak suasana yang mereka hadapi serta mengarah pergi dari pengalaman minus serta menanganinya dengan lebih baik

Putus asa kerap bereaksi kepada suasana tekanan pikiran dengan menyangkalnya ataupun menjauhi berhubungan dengan permasalahan. Pula, orang yang putus asa lebih bisa jadi buat menyudahi kala kesusahan timbul.

Khasiat lain dari berasumsi positif bagi Mayo Clinic merupakan:
1. Tingkatan tekanan mental yang lebih rendah
2. Tingkatan tekanan pikiran yang lebih rendah
3. Daya tahan yang lebih besar kepada pilek
4. Keselamatan raga serta intelektual yang lebih baik
5. Resiko kematian dampak musibah kardiovaskular lebih rendah

6. Keahlian yang lebih bagus buat mengalami halangan serta saat- saat tekanan pikiran.

A. Kenapa beberapa orang optimis serta beberapa lagi putus asa?
Paling tidak beberapa dari itu dikenal bertabiat genetik. Tetapi, bagian berarti yang lain merupakan sebab pengalaman serta area yang sudah dijalani orang itu.
Pada gilirannya, berlatih dari pengalaman berhasil ataupun kandas merupakan berarti. Bila seorang sempat kandas di era kemudian, ia mengarah berasumsi kalau ia hendak kandas lagi di era depan.

B. Apakah Kamu wajib senantiasa berfikir positif?
Terdapat film dokumenter serta novel populer yang berdialog mengenai daya benak serta hukum tarik- menarik, kalau amat bagus buat berasumsi positif. Tetapi, banyak yang cuma mangulas poin itu serta tidak menanggapi pandangan lain alhasil pandangan positif itu menghasilkan hasil, begitu juga dibutuhkan:
a. Buat mengambil tindakan
b. Memastikan tujuan
c. Buat bertahan
d. Pelajari sebagian metode jalan keluar permasalahan.

Perihal yang sangat bermasalah kala menyakini seluruh yang dibilang buku- buku pseudoscientific ini merupakan kondisi merasa bersalah sebab tidak senantiasa optimis serta bahagia. Dalam kondisi khusus, pilu merupakan perihal yang alami. Terdapat perbandingan antara pilu serta tekanan mental.  Jadi pilu merupakan marah yang wajar serta adaptif yang betul- betul menolong Kamu mengalami hidup dengan lebih bagus. Bila Kamu sudah tiduran di kursi sepanjang 2 bulan, Kamu bisa jadi hendak pilu, bila Kamu berkelahi dengan keluarga Kamu hendak pilu, bila seorang yang dekat dengan Kamu tewas ataupun Kamu putus dengan pendamping Kamu, Kamu hendak pilu.

Ini seluruh merupakan insiden yang tidak menolong menanggulangi desakan hidup serta bertabiat maladaptif. Sebab itu, kenyataan simpel mengenai perasaan pilu menggerakkan Kamu buat mengganti kondisi. Tidak hanya itu, terdapat tekanan mental, yang ialah penyakit serta wajib penuhi situasi khusus buat di nyatakan: makan sangat banyak ataupun tidak serupa sekali, tidur sangat banyak ataupun tidak serupa sekali, tidak bisa menikmati, benak minus yang kesekian, dan lain- lain.

C. Dehumanisasi
Buku- buku ini pula membuat kita yakin kalau seluruh orang mempunyai mungkin kemajuan yang serupa serta ini betul dalam situasi khusus. Misalnya, kategori menengah negeri mana juga bila mempunyai mungkin yang serupa. Tetapi, dengan cara akal sehat, ia tidak hendak mempunyai kesempatan yang serupa dengan putra seseorang hartawan. Serta putra seseorang pribumi Afrika tidak hendak mempunyai mungkin yang serupa dengan putra seseorang Amerika.

D. Berasumsi positif buat membongkar permasalahan?
Bayangkan seorang jadi sedemikian itu optimis alhasil ia yakin kalau cuma dengan mempunyai benak positif ia hendak membaik dari penyakit sungguh- sungguh serta sebab itu, ia tidak dirawat dengan pangkal energi kedokteran yang dibutuhkan. Tetapi tidak seluruh novel self- help itu minus, justru aku telah membuat catatan yang terbaik di mari.

E. Apakah jadi optimis senantiasa bagus?
Biasanya betul, melainkan bila Kamu sangat optimis. Misalnya, Kamu dapat jadi amat optimis alhasil Kamu berlatih sangat sedikit buat tes sebab Kamu percaya kalau Kamu hendak lolos tanpa upaya. Begitupun, hendak jadi minus buat berlagak optimis kala berupaya berperan dalam suasana yang tidak bisa dikendalikan ataupun yang mengaitkan kehilangan yang lebih besar.

F. Apakah terdapat untungnya mempunyai benak minus atau pesimistis?
Sering- kali betul; dengan tasyaum melindungi, walaupun dalam waktu jauh bawa akibat minus. Sebutan tasyaum melindungi merujuk pada style koping di mana hasil minus diharapkan tidak cocok dengan riwayat individu. Tasyaum melindungi ini bisa menolong sebab mencegah orang dari mungkin kekalahan di era depan. Pula, itu hendak membuat orang itu berperan lebih bagus sebab kebingungan mengenai kekalahan di era depan mendorongnya buat mengutip aksi. Ilustrasi terbaik yang bisa aku pikirkan mengenai watak ini merupakan banyak kawan pembalap. Mereka berkata kalau tes itu berdampak parah untuk mereka serta kalau mereka hendak kandas, kalau mereka tidak menekuni apa juga. Tetapi, mereka setelah itu membenarkan serta sebagian dengan angka yang amat bagus. Pada faktanya, tasyaum melindungi kelihatannya sukses, walaupun cuma dalam waktu pendek.
Berikutnya, tasyaum melindungi ini diterjemahkan jadi tasyaum di seluruh aspek kehidupan serta banyak orang yang membuktikan tasyaum melindungi memberi tahu pertanda intelektual minus serta mutu hidup yang lebih kurang baik dari optimis. Bagaimanapun, dalam waktu jauh itu mempunyai akibat minus.

G. Ilustrasi daya berasumsi positif
Berikutnya aku hendak menanggapi serangkaian kejadian yang membuktikan daya yang dipunyai benak Kamu dalam hidup Kamu.

H. Merendahkan berat tubuh terkait pada pola pikir
Gimana bisa jadi terus menjadi banyak orang yang hirau dengan kesehatan serta raga mereka sedangkan tingkatan kegemukan bertambah? Bisa jadi diet tidak sukses?
Sebagian periset yakin kalau kepositifan merupakan elastis berarti buat merendahkan berat tubuh serta seperti itu yang menghindari banyak orang buat merendahkan berat tubuh. Psikolog Universitas Harvard Ellen Langer melaksanakan penelitian dengan segerombol orang yang keunggulan berat tubuh, yang sepatutnya langsing sebab tingkatan kegiatan mereka. Walaupun olahraga sedikit di tempat kegiatan, Langer menciptakan kalau 67% orang dalam golongan merasa mereka tidak olahraga serupa sekali. Ia mengutip separuh dari golongan serta menarangkan kalau dalam profesi mereka, mereka menempuh style hidup aktif. Setengah golongan yang lain tidak diberi data. Sebulan setelah itu, Langer kembali ke penginapan serta menilai kembali kedua golongan itu. Yang awal( yang dibilang aktif) mempunyai tingkatan titik berat darah yang lebih kecil serta berat tubuh yang lebih kecil. Golongan lain tidak hadapi pergantian raga.

I. Sokongan sosial tingkatkan kehidupan tahun
Bagi serangkaian riset kedokteran, mempunyai tindakan positif sepanjang penyakit psikologis bisa membuat perbandingan antara pengobatan serta memburuk.
Pada tahun 1989, periset Universitas Stanford Dokter. David Spiegel melaksanakan riset dengan 86 perempuan yang mengidap kanker buah dada ambang lanjut. Separuh dari golongan menyambut pemeliharaan wajar, sedangkan yang lain menyambut pemeliharaan kedokteran serta sokongan ekstra. Sokongan didasarkan pada mengekspresikan perasaan ataupun berdialog dengan penderita lain. Perempuan yang terletak dalam golongan pendukung hidup 2 kali lebih lama dari mereka yang tidak terletak di dalamnya.

J. Keahlian buat memblokir rasa sakit
Dalam Man’ s Search for Meaning, Viktor Frankl menarangkan gimana ia menghabiskan era tinggalnya di barak Fokus Nazi. Yang butuh dicermati merupakan kalau Frankl menarangkan dalam bukunya kalau penghinaan lebih menyakitkan dari ganjaran raga. Mempertimbangkan istrinya serta alibi kenapa usaha itu proporsional, ia sukses bertahan. Perihal seragam terjalin pada Jack Schwarz, seseorang pengarang yang pula hidup dalam situasi barak Fokus Nazi yang seram. Ia dilecehkan dengan cara raga serta intelektual di luar apa yang bisa kita bayangkan hari ini.

Buat menanggulangi suasana ini, ia mulai belajar khalwat serta berharap, keahlian yang membolehkan ia buat memblokir rasa sakit. Schwarz mengklaim kalau ia dapat memandang aura orang, membolehkan ia buat merasakan kondisi raga, penuh emosi, kebatinan, serta psikologis mereka. Sehabis perang selesai, para periset dari Menninger Foundation menciptakan kalau Schwarz bisa mengendalikan bermacam cara badan dengan pikirannya sendiri. Tidak hanya itu, lewat elektroensefalografi mereka membuktikan kalau itu mempunyai kegiatan yang berlainan dari mayoritas mata pelajaran.

Posting Komentar untuk "Bisakah Kamu Mempunyai kehidupan yang lebih bagus dengan berfikir positif?"